Home » » Berani!, belajar!, berbuat!

Berani!, belajar!, berbuat!

Written By Wawan Setiawan on Monday, March 5, 2012 | 7:02 AM

  Kadang-kadang kita sebagai manusia takut akan sesuatu yang tidak di harapkan contoh kita berinvestasi kemudian bangkrut, bepergian sendirian kemudian tersesat, dan lain-lain. Bagi sebagian manusia tidak menyukai hal yang satu ini dan mereka cenderung tetap berada di zona nyaman dan tidak mau beranjak dari itu. Tapi ada juga sebagian yang lain yang sangat menyukai tantangan dan resikonya, mereka adalah seorang yang percaya akan kemampuan dirinya. Percaya bahwa segala sesuatu itu pasti ada jalan keluarnya.Nah, ngomong-ngomong soal tantangan dan resiko saya akan berbagi sedikit pengalaman yang saya alami dan manfaatnya bagi kita.

Hari itu aku diminta oleh salah seorang tetangga yang hendak membeli sebuah unit komputer yang berharga terjangkau dan berkualitas bagus. Aku menyarankan untuk membeli second atau bekas karena budget nya gak cukup untuk membeli baru. Aku pun mulai mencarinya dan kebetulan bertemu dengan seorang teman yang memberitahu ada seorang yang hendak menjual komputer kemudian aku langsung temuin dia dan melihat kondisinya. Setelah aku melihat barangnya kelihatannya masih bagus, programnya juga masih berjalan dengan baik. Cuma satu yang belum lengkap yaitu tidak terpasang CD Drive dan si pemilik menjanjikan bahwa nanti sore CD Drive nya akan segera dia antar ke rumah tetanggaku dengan alasan barangnya masih berada di rumah temannya tempat dimana dia membeli komputernya. Sebenernya komputer ini dia beli bekas juga cuma katanya baru 3 bulan digunakan karena tidak ada waktu untuk menggunakannya karena kebetulan dia bekerja sebagai seorang supir yang terbiasa pulang malam.  Aku percaya kepadanya dan membawa komputernya ke rumah tetangga dan aku pasang semua berjalan normal.

Setelah sehari berjalan orang itu tidak juga memberikan CD Drive kepada pembeli komputer. Kemudian aku hubungi dia menanyakan janjinya. Ahh ternyata CD Drive nya tidak ada. Aku juga sempat mengecek keadaan computer tetanggaku hari itu dan naas ternyata ada masalah dengan programmnya fungsi copy-paste nya tidak berfungsi ahhh ada apa ini? Aku berkata dalam hati. Aku merasa bersalah karena memberikan computer ini kepada tetanggaku ahh tapi biarlah yang penting aku akan bertanggungjawab untuk membereskan ini semua. Masalah pertama terletak di hardware komputer yang tidak terpasang CD Drive nya sehingga aku tidak bisa menginstal ulang program OS Windows nya. Aku pun menyarankan kepada pemiliknya untuk segera membeli CD Drive nya nanti biar aku yang pasang. Aku coba meyakinkan bahwa semua akan berjalan baik padahal di dalam hati aku masih ragu tapi aku mencoba untuk mengatasinya dengan semua resiko apapun yang terjadi. Si pemilik computer bilang ‘Aku tak punya uang sekarang nanti saja kalo sudah ada uang wan’ di bilang padaku. Aku mengiyakan dan menunggu sampai tetanggaku mempunyai uang.

Selang sekian hari tetanggaku memintaku untuk membelikan dan memasangnya. Aku pun setuju dan aku membelinya. Dengan modal keberanian aku mencoba memasangnya, membuka  casing, dan memasang cd drive nya. Setelah aku pasang ternyata berhasil sekarang aku hanya tinggal menginstal program windows nya.

Esok harinya aku datang kerumah tetangga dan mencoba menginstal program windows yang aku dapat dari salah seorang teman. Dengan segenap keberanian lagi-lagi aku mencoba menginstal dan memasukan kaset program windows xp. Kemudian apa yang terjadi? Ternyata ada masalah pada saat instalasi aku menduga file program yang di kasetnya tidak baik dan gagal. Aku pun pulang dan mencoba menginstal dengan program windows yang berbeda yaitu windows 7 kebetulan aku punya programnya. Aku menginstal program itu dan ternyata berhasil. Aku merasa sedikit lega.

Windows memulai proses booting dan aku merasa seperti ada yang janggal. Sepertinya proses komputernya lambat? Setelah aku cek ahh ternyata kapasitas RAM nya Cuma setengah Giga dan ini tidak cocok untuk instalasi windows 7. Aku berfikir sejenak dan mendapat ide untuk memasang RAM yang tidak terpakai yang kebetulan aku beli dari orang yang menjual computer ini. Kapasitasnya 1GB dan ini cukup untuk di pasang di computer tersebut agar berjalan dengan baik. Lagi-lagi dengan segenap keberanian aku coba memasang RAM komputernya aku tidak takut pada resiko yang terjadi dan kalau pun itu terjadi aku akan bertanggungjawab. Ake membuka casingnya dan mencoba memasang di slot RAM yang kedua tapi apa yang terjadi? Ternyata slot RAM kedua pengailnya rusak dan tidak bisa di pasang. Akhirnya aku coba ganti aja RAM yang setengah giga dengan miliku yang 1 GB. Aku selesai memasangnya dan apa yang terjadi? Setelah computer di hidupkan tidak ada tanda-tanda computer memulai proses booting. Ternyata RAM yang aku beli rusak dan aku tertipu untuk yang kedua kalinya oleh orang itu. Tapi biarlah aku tidak menyalahkan orang itu dan ini semua murni kesalahanku yang tidak hati-hati. Aku buka kembali dan aku memasang dengan RAM yang dulu dan alhamdulilah berhasil.

Tapi masih belum bisa digunakan karena computer terasa sangat lambat karena windows 7 memang untuk spesifikasi computer yang kapasitas RAM nya minimal 1GB. Setelah itu aku menginstalkan programnya ke orang lain karena aku tidak punya program yang lain dan alhamdulilah berhasil.

Dari peristiwa ini aku belajar harus berhati-hati akan bujukan orang lain dan belajar menghadapi semua resiko. Tidak takut akan resiko karena di balik itu pasti ada jalan keluar. Tuhan tidak mungkin menciptakan lelaki kalo tidak ada perempuan. Tuhan tidak akan menciptakan kegelapan kalo tidak ada ternag benderang dan Tuhan tidak akan menciptakan kesulitan jika tidak ada kemudahan. So Don’t stop to try! ;-)

0 comments:

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Sang Pemenang . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website