Home » » Nikmatnya Sebuah Tangisan

Nikmatnya Sebuah Tangisan

Written By Wawan Setiawan on Saturday, May 5, 2012 | 5:25 PM

Semua orang pasti sudah pernah menangis begitu pun saya. Tangisan adalah sebuah ungkapan emosional yang secara spontan terjadi. Sekuat-kuat dan sehebat-hebatnya manusia pasti pernah menangis. Tangisan tidak memandang tua-muda, kaya-miskin, hebat-lemah nya manusia. Pernahkah anda lihat orang-orang yang bertubuh kuat menangis? Pasti pernah ya. Lho cengeng amat sih dia? Eitzz sebentar dulu kawan jangan terlalu memvonis gitu ah! Baiklah dalam pembahasan kali ini saya akan membahas nikmatnya menikmati tangisan.

Menangis adalah sebuah hal yang lumrah terjadi. Apabila anda ingin menangis maka menangislah, ungkapakan semuanya dalam indahnya deraian air mata. Namun tahu kah anda menangis itu akan membuat sebuah kekuatan dan energi yang akan menggerakan anda terhadap apa yang di tangisinya. Menangis seperti apakah yang dimaksud? Jika anda belum merasakan nikmatnya sebuah tangisan maka sesekali cobalah nikmati ini.

Suatu waktu saya bangun di pagi hari sekitar jam setengah 3 pagi menjelang shubuh. Bangun di waktu-waktu itu adalah moment yang paling luar biasa bagi saya. Selesai setelah pergi ke kamar mandi dan mengambil air wuddhu saya shalat tahajud dalam heningnya malam. Sungguh luar biasa saya merasakan nikmatnya sebuah  keheningan. Alunan suara alam, hembusan angin, indahnya suara binatang malam membuatku semakin tenang dalam setiap gerakan shalat. Sampai suatu saat setelah selesai melakukan shalat saya bermunajat berdoa kepada Allah agar di ampuni semua dosa dan kesalahan-kesalahanku, dilapangkan rezeki dan di bukakan pintu-pintuNya agar bisa menuju surgaNya baik surga dunia dan akhirat. Sebuah tangisan yang sangat indah dan membuatku berada dalam kedamaianNya ketika aku berdoa dan teringat akan besarnya tumpukan dosa-dosa yang telah diperbuat sementara Dia selalu memelihara dan menjagaku tanpa peduli akan semua dosa yang telah ku perbuat. Dalam tangisan itu, saya selalu memujiNya atas sebuah dzat yang Maha Pengampun dan Maha Penyayang. Disana kurasakan sebuah kedamaian dan sebuah energi yang kudapatkan setelah itu.

Menangislah karena itu baik bagi anda. Menangis karena dosa yang telah dilakukan, menangis karena seorang yang disayangi, atau menangislah karena memohon sebuah kekuatan kepada Tuhan. Menangis seperti di atas sangatlah di anjurkan dan bisa anda coba sendiri. Bukan menangis karena kegagalan, kebuntuan, dan kehilangan karena itu menunjukan betapa lemahnya jiwa kita.

Saya teringat ketika kakek saya meninggal. Pada waktu itu saya menangis seakan-akan tidak menerima kepergianNya. Namun setelah dipikir lagi untuk apa saya menangisinya toh dia kan sudah mendapat tempat yang lebih baik daripada sebelumnya. Harusnya saya bahagia dia sekarang berada bahagia disampingNya. Sekarang saya sadar saya hanya menangisi diri sendiri seakan-akan tak rela akan kepergiannya.

Jika sepanjang hidup ada seseorang yang tidak pernah menangis maka mungkin saja hatinya telah mengeras seperti batu. Betul-betul mengeras dan membeku. Akibatnya orang ini tidak akan lagi mengenal nilai-nilai, cinta kasih seseorang, penyesalan-penyesalan dan dosa-dosa. Jadi menangislah untuk menghimpun sebuah energi dari Tuhan. Cobalah!

Semua usaha yang kita lakukan kadang melewati kesedihan-kesedihan dan membuat sebuah tangisan dan kadang juga kita rasakan juga sebuah kebahagiaan. Namun apabila saatnya tiba kesuksesan akan diiringi sebuah tangisan dari sebuah kebahagiaan. Menangis karena bahagia.

Semoga bermanfaat.
Salam sukses.

1 comments:

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:
Radang Otak said...

^_^ sangat setuju samapendapatnya yang menyatakan bahwa dengan menangis dapat menjadi penggerak untuk yang ditangisi.. tks gan :)


Post a Comment

 
Copyright © 2011. Sang Pemenang . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website