Home » » Malaikat yang Dikirim dari Tuhan

Malaikat yang Dikirim dari Tuhan

Written By Wawan Setiawan on Tuesday, May 15, 2012 | 10:45 PM


Suatu ketika seorang bayi hendak lahir dan siap dikirim ke dunia. Maka ia bertanya kepada Tuhan, "Tuhan Engkau akan mengirimku ke dunia tapi aku masih sangat lemah dan kecil, siapakah yang akan melindungiku disana?" Tuhan pun menjawab "Aku akan mengirimkan seorang malaikat untukmu".

Di surga aku sudah sangat bahagia menyanyi dan tertawa denganMu disisiku. Tuhan pun menjawab "Disana malaikatmu akan selalu bernyanyi untukmu dan membuatmu tertawa dan hidup bahagia".

"Aku akan sedih karena tidak bersamaMu lagi wahai Tuhanku" kata si kecil
Dengan sabar Tuhan menjawab "Malaikatmu akan mengajarkanmu cara mendekatkan diri kepadaKu walau begitu sebenarnya Aku selalu ada di hatimu"

"Tapi bagaimana aku dapat berbicara denganMu lagi" si kecil berkata lagi.
Tuhan menjawab "Malaikatmu akan memberikanmu kata-kata yang sangat indah dan mengajarkanmu cara berdoa kepadaKu"

Lagi-lagi si kecil menyelidik, "Tapi katanya di dunia banyak orang-orang yang jahat, siapakah yang akan sanggup melindungiku selain Engkau?" "Malaikatmu akan selalu melindungimu dan akan mempertaruhkan nyawanya demi cintanya kepadamu" Tuhan menjawab.

"Wahai Tuhanku siapakah nama malaikat yang akan selalu ada bersamaku dan mencintaiku?" kata si kecil.
Kemudian Tuhan menjawab, "Engkau dapat memanggilnya I B U, Ibu mu adalah malaikat yang akan selalu mencintaimu yang Aku kirimkan untukmu, dia bahkan berani mempertaruhkan jiwa dan raganya demi cintanya kepadamu"

Kenanglah ibu mu yang tak pernah letih menjagamu.
Ingatkah engkau ketika ia selalu membelai dahimu ketika kau terbaring.
Ingatkah engkau ketika ibumu memberikan kau selimut padahal ia sendiri rela tidur kedinginan.
Ingatkah engkau ketika ibumu selalu meneteskan air mata ketika kau sakit.
Jangan pernah sia-sia kan kasih sayang yang telah ibu berikan untukmu.
Sebelum kau lihat ibu yang tak pernah lagi membelai dahimu
Dia tak pernah lagi memberikanmu selimut ketika kau kedinginan, dan
Tak pernah lagi meneteskan air mata ketika kau sakit.
Yang terlihat hanyalah ruangan kosong, potret foto ibumu di dinding kamar
Dan bekas pakaian yang dulu ia pakai.
Tak kan pernah ada yang memberikan cinta dan kasih sayang lagi,
Seperti yang dilakukan ibumu.
Karena dia telah menutup matanya.
Cintailah ibumu,
Jangan pernah menyia-nyiakan kasih sayang ibu padamu.
Katakan, "Mom, I LOVE YOU" 


Semoga Bermanfaat
Salam sukses.



4 comments:

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:
de eka Sas said...

mantap banget gan.....

motivasi hidup said...

mantappp

Alfadli Sopandi said...

jadi terharu baca artikel ini

Anonymous said...

Subhanallah..
Jadi terharu..


Post a Comment

 
Copyright © 2011. Sang Pemenang . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website