Siapa yang salah? Nasib atau diri kita?

Written By Wawan Setiawan on Saturday, March 17, 2012 | 10:49 AM

Saturday, March 17, 2012

Seringkali kita menyalahkan keadaan dengan apa yang terjadi pada diri kita. Kita lebih suka menyalahkan orang lain daripada berinstrospeksi mencari kesalahan sendiri. Banyak sekali orang-orang sekitarku yang lebih menyalahkan kebijakan pemerintah daripada mencari solusi jalan keluar masalah tersebut. Ada sebuah kisah menarik dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Abu Daud, Nasa'i dan Tirmidzi.
Ada seorang lelaki dari kaum Anshar yang menghadap Rasulullah yang mengeluhkan nasibnya tak kunjung baik. Lelaki itu meminta agar diberikan sesuatu untuk kehidupannya,
"Wahai Rasulullah aku meminta sesuatu untuk dimakan untuk hari ini"
"Memangnya kamu tidak punya sesuatu di rumahmu" kata Rasulullah.
"Hamba cuma punya sehelai kain dan gelas besar yang dipakai untuk minum, wahai Rasulullah"
"kalau begitu bawalah kesini apa yang kau punya"
Kemudian lelaki itu pulang dan kembali sambil membawa sehelai kain dan gelas besar dan menghadap kembali ke Rasulullah.
"Wahai Rasulullah hamba membawa apa yang kau perintahkan" kata sang lelaki.
"wahai para sahabatku siapa yang hendak membeli barang-barang lelaki ini" kata beliau kepada para sahabatnya.
"aku berani membelinya dengan harga satu dirham wahai Rasulullah" kata seorang sahabat.
"adakah seseorang yang berani membelinya dengan harga yang lebih tinggi dari satu dirham" kata Rasulullah kepada para sahabat.
"aku berani membelinya sebesar dua dirham wahai Rasulullah" jawab salah seorang sahabat  Rasulullah.
Kemudian barang-barang dari lelaki itu di beli oleh salah seorang sahabat.
"wahai saudaraku sekarang kamu punya uang dua dirham,tolong nanti yang satu dirham kamu belikan makanan buat anak isterimu dan yang satu dirham tolong kau belikan kapak setelah itu kamu bisaa kembali lagi kesini" kata Rasulullah.
Akhirnya lelaki itu pulang dan membelikan makanan untuk anak isterinya dan setelah itu dia menghadap ke Rasulullah.
"wahai Rasulullah hamba telah membelikan makanan yang satu dirham dan yang satu dirhamnya lagi hamba bellikan kapak ini" kata lelaki itu.
"sekarang kamu pergi ke hutan dan gunakan kapak ini untuk mencari kayu kemudian juallah ke pasar. Saya tidak mau melihatmu selama 15 hari" jawab Rasulullah.
Lelaki itu pun pergi mencari kayu ke hutan dan akan kembali ke Rasulullah setelah 15 hari.
Setelah 15 hari lelaki itu kembali mendatangi Rasulullah.
"wahai Rasulullah hari ini hamba mempunyai uang 10 dirham sekarang hamba bisa membeli makanan untuk anak isteri hamba"
Rasulullah tersenyum sembari melihatnya.
Ada hikmah di balik kisah tersebut, pertama hindarilah sifat meminta kepada orang lain. Usahakan semua yang didapat adalah berasal dari jerih payah sendiri dan hasil keringat sendiri. Kedua, hindarkan sifat menyalahkan orang lain karena mungkin saja apa yang terjaadi itu berasal dari kesalahan kita sendiri. Seperti yang terjadi kepada lelaki itu yang mengadukan nasibnya ke Rasulullah.
Semoga kisah ini bermanfaat.
Salam sukses.
Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: Siapa yang salah? Nasib atau diri kita?
Read More | comments

Hati-hatilah dengan pikiran anda!

Written By Wawan Setiawan on Friday, March 16, 2012 | 10:41 AM

Friday, March 16, 2012

Salah satu perbedaan manusia dengan makhluk Allah yang lainnya adalah manusia di anugerahi pikiran sedangkan yang lain tidak. Tahukah anda bahwa otak anda mempunyai kekuatan yang luar biasa yang terdiri dari milyaran sel. Tahukah anda bahwa energi listrik yang dihasilkan otak manusia bisa menerangi sebuah negara. Subhanallah! Sungguh luar biasa bukan? Namun apabila otak anda yang luar biasa itu tidak dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya dan justru anda mengisinya dengan sesuatu yang tidak bermanfaat. Apa yang akan terjadi? Dan sebaliknya apabila otak kita hanya di isi oleh pikiran yang positif dan bermanfaat tentu akan membuat sebuah kekuatan luar biasa yang belum pernah ada sebelumnya. Barangkali ini adalah salah satu perbedaan antara orang yang pintar dengan orang yang bodoh, orang bijak dengan orang awam, orang sukses dengan orang gagal.
Banyak sekali para motivator yang berkata "Hati-hati dengan pikiran anda karena apapun yang anda pikirkan itulah yang akan terjadi". Saya sangat setuju dengan pendapat mereka karena memang semua hal itu berawal dari pikiran kita. Jika kita berpikir kita bisa melakukan suatu hal maka kita bisa melakukannya dan sebaliknya apabila kita berfikir kita akan gagal maka gagalah kita. Persis seperti pendapat orang inggris yang berbunyi You are what you think.
Dalam salah satu buku yang berjudul Aladin Factor karya Jack Canfield dan Mark Viktor menyebutkan bahwa setiap hari manusia menghadapi kurang lebih 60.000 pikiran. Jika pikirannya bersifat positif maka akan membawa dirinya ke arah yang positif sebaliknya jika cara berfikirnya negatif maka sifatnya juga akan negatif.
Dalam sebuah penelitian sebuah Universitas Kedokteran di San Fransisco menyebutkan bahwa 80 % dari pikiran manusia bersifat negatif. Berarti jika dalam satu hari ada 60.000 pikiran maka kita memiliki 48.000 pikiran negatif setiap harinya. Untuk itu kita harus ekstra hati-hati dalam memasukan sesuatu kedalam pikiran kita.
Mulai sekarang marilah kita hidup dengan pikiran positif dan mulai kenalilah pikiran negatif yang datang ke pikiran serta kemudian membuangnya jauh-jauh dan ganti dengan pikiran positif.
Salam positif, salam sukses!
Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: Hati-hatilah dengan pikiran anda!
Read More | comments (1)

Syukur membuat hidup lebih bahagia

Written By Wawan Setiawan on Thursday, March 15, 2012 | 11:53 AM

Thursday, March 15, 2012

Adalah sangat wajar bagi setiap manusia yang serba berambisi ingin mendapatkan kepuasaan karena manusia diciptakan oleh Tuhan dibekali dengan nafsyu. Tetapi dengan nafsu ini bukan berarti manusia menjadi manusia yang sangat rakus menghalalkan segala cara demi mendapatkan apa yang di inginkan. Tuhan juga menciptakan pasangan yang akan mengalahkan nafsyu yaitu sabar dan syukur. Dengan bersabar kita akan lebih kuat ketika kita menghadapi sesuatu yang menyakitkan dalam hidup ini untuk selanjutnya bangkit kembali. Dengan bersyukur kita akan lebih merendahkan hati kita bahwa pemilik semua ini adalah Allah Yang Maha Kuasa. Kita akan merasakan ketenangan hidup yang lebih berarti tatkala kita mempunyai sifat syukur.
Dalam salah satu Reality Show di salah satu stasiun TV swasta ada acara orang kaya yang bertukar hidup dengan orang miskin dan sebaliknya orang miskin hidup di kehidupan orang kaya. Orang miskin yang hidup di kehidupan orang kaya sangat menikmati kehidupan barunya walau kadang kesulitan beraktivitas karena belum terbiasa beraktivitas di kehidupan orang kaya. Sementara orang kaya yang hidup di kehidupan orang miskin juga kesulitan karena terbiasa hidup di suasana yang serba ada. Disini saya dapat menyimpulkan keduanya sama sama tidak enak. Kenapa? Karena sebenarnya yang menjadi satu-satunya tolak ukur kebahagiaan bukanlah harta dan materi. Lalu apakah itu? Ya anda benar itu adalah rasa syukur. Orang kaya akan bahagia jika mensyukuri titipan Illahi itu dan dapat menggunakannya ke jalan yang benar bukan jalan yang di bisikan oleh nafsyu.
Siapakah yang ingin kaya? Semua pasti ingin kaya. Saya juga. Kita pasti semua berusaha untuk mengumpulkan materi dan menjadi kaya. Tapi mengapa ya kita itu selalu merasa kurang dengan apa yang kita punya? Kita sudah punya pekerjaan tapi ingin motor, setelah punya motor kita ingin mobil, setelah punya mobil satu ingin dua. Setelah punya dua mobil ingin rumah, setelah punya rumah ingin rumah mewah, dst. Begitulah keinginan manusia yang tiada habisnya karena bisikan nafsyu selalu ada.
Jadi jangan-jangan yang kurang itu bukan harta dan materi tetapi rasa syukur kita ya?
Dengan menanamkan rasa syukur kita akan selalu merasa tenang menjalani hidup ini karena apabila rasa syukur tidak ada dalam konsep diri kita maka jiwa ini akan selalu di lumuti oleh hasrat-hasrat keinginan  syaitan seperti yang kita tahu tugas syaitan itu menjerumuskan manusia.
Jika kita bersyukur dunia akan terasa indah bagaimana pun keadaannya.
Semoga bermanfaat.
Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: Syukur membuat hidup lebih bahagia
Read More | comments

Otak Kanan Pengantar Kesuksesan?

Written By Wawan Setiawan on Wednesday, March 14, 2012 | 8:20 AM

Wednesday, March 14, 2012

Ippho Santosa, pakar otak kanan
Setelah saya membaca buku Percepatan Rezeki dalam 40 hari karya Ippho Santosa dengan otak kanan. Saya menyadari bahwa peran otak kanan sangat lah berpengaruh terhadap kesuksesan seseorang. Sangat sedikit sekali orang di dunia ini yang mengandalkan otak kanannya dan rata-rata terlalu memanjakan otak kiri. Apakah itu otak kanan? Otak kanan sangat erat kaitannya dengan EQ (Emotional Quotient) dan SQ (Spiritual Quotient) daripada otak kiri yang erat kaitannya dengan IQ (Intelligence Quotient). Kecerdasan otak kanan atau EQ banyak di peroleh dari pergaulan di masyarakat, interaksi dan kehidupan. Sedangkan otak kiri atau IQ diperoleh dari proses pembelajaran disekolah ataupun di tempat pembelajaran lainnya.Begitu banyaknya pembelajaran-pembelajaran di sekolah-sekolah dan universitas terlalu memanjakan otak kiri dan sedikit sekali ditemukan pembelajaran yang mengasah otak kanan. Otak kanan juga otak imajinasi daripada otak kiri yang bersifat rasional dan kepastian. Dalam bukunya The Cashflow Quadran sang guru kekayaan, Robert Kiyosaki juga menghimbau dengan teori quadran kanannya yang kebanyakan di abaikan oleh kebanyakan orang.
Otak kanan bersifat intuitif, impulsif, kreatif, dan imajinatif. Dan Tahukah anda untuk menjadi seorang pemimpin harus kuat otak kanannya dari pada otak kiri? Ya. Karena otak kanan selalu berpandangan ke depan dan bervisi (Imajinasi) sedangkan para bawahan harus kuat otak kirinya (Skill). Dan tahukah anda ternyata di dunia ini sebanyak 15 % saja yang memakai otak kanannya dan selebihnya otak kiri 75 %. Dan mereka yang memakai otak kanannya adalah orang-orang sukses.
Orang kanan adalah orang-orang yang berani menghadapi perubahan dan tidak takut akan resiko sedangkan orang kiri lebih senang berada pada zona nyaman dan takut akan perubahan. Orang kanan seringkali di anggap ngeyel bahkan gila oleh orang kiri. Bisa anda baca pada postingan saya yang berjudul 'Making-money gila dalam berbisnis' dan 'Mau sukses? Anda harus gila'. Karena kekuatan imajinasi otak kanan sangat tinggi dan penuh dengan keyakinan serta rasa percaya diri.
Saya juga menyayangkan beberapa teman-teman saya yang kebanyakan ingin bekerja (Kiri) dari pada membuat usaha dan membuka lapangan kerja (Kanan) dan saya adalah salah satu orang yang berpegang pada prinsip ini. Padahal dengan kita membuka usaha sendiri prospek ke depannya juga semakin bagus. Bayangkan jika bekerja pada suatu perusahaan atau instans? Kehidupan kita sangat tergantung pada perusahaan. Banyak sekali temanku yang bilang, "Aku ingin bekerja di perusahaan ini karena gajinya gede" atau "Aku ingin jadi PNS karena kerjanya enak". Jangan-jangan anda juga begitu? Ya tak apa. Apakah mereka salah? Jelas tidak! Aku cuma menghimbau bahwa untuk menjadi orang yang punya kebebasan finansial di perlukan kecerdasan otak kanan. Semua memang tergantung kepada keinginan seseorang.
Orang yang berada di kuadran kiri (otak kiri) sangat mendambakan keamanan finansial daripada kebebasan finansial. Orang kiri biasanya tidak nyaman akan resiko jadi mereka lebih menginginkan berada pada zona nyaman. Jika begitu ya apa mau dikata pendapatan pasti juga aman segitu-gitu saja. Kehidupan juga akan terjebak kedalam rutinitas yang begitu-gitu saja. Bayangkan jika anda berada di jalur kanan (orang kanan) anda akan memiliki kebebasan finansial dan punya banyak waktu untuk anak-anak anda, istri anda, melatih kreatifitas di rumah, berlibur, dan beribadah dengan tenang. Saya sangat terinspirasi dengan kehidupan para pengusaha dan investor seperti Robert Kiyosaki, Donald Trump, Bill Gates (Pendiri Microsoft), Mark Juckenberg (Pendiri Facebook), Purdi Chandra (Pendiri Primagama), dan Iphho Santosa (Pengusaha & pakar otak kanan). Mereka hidup dalam kebebasan finansial yang membuat mereka punya banyak waktu (kanan) daripada bekerja seharian (kiri).
Dan saya rekomendasikan agar anda membaca buku Percepatan Rezeki dalam 40 hari dengan otak kanan karya Ippho Santosa. Banyak teman saya yang terinspirasi oleh buku ini.
Buku Best Seller Percepatan dalam 40 hari dengan otak kanan

Semoga postingan kali ini bisa menginspirasi saya pribadi dan anda semua.
Salam sukses.Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: Otak Kanan Pengantar Kesuksesan?
Read More | comments (2)

Tentukan pilihan hidup anda!

Written By Wawan Setiawan on Tuesday, March 13, 2012 | 8:19 AM

Tuesday, March 13, 2012

Ada sebagian orang yang menyebutnya sebagai 'hoki' atau disebut juga dengan keberuntungan. Bagi sebagian orang sangat percaya sekali akan keberuntungan. Mereka percaya bahwa semata-mata yang ia dapatkan adalah hasil dari sebuah keberuntungan yaitu dengan adanya pertolongan dari suatu pihak tertentu sementara sebagian yang lain justru berpendapat sebaliknya. Mereka percaya bahwa semua hal apapun yang terjadi adalah hasil dari apa yang mereka perbuat. Mereka sangat dilimuti oleh sikap optimistis dan penuh percaya diri.
Ada dua hal yang sangat menonjol yang membedakan type kedua orang ini yaitu kemasabodohan dan ketergantungan akan keberuntungan.
Disebut dengan kemasabodohan karena dia bersifat semua yang ia peroleh semata-mata hasil kerja kerasnya. Dia sangat berpegang teguh pada prinsip kegagalan adalah berasal dari kesalahan sehingga orang-orang type ini sangat bersemangat melakukan perbaikan-perbaikan. Jika mereka jatuh maka dengan cepat mereka bangkit. Jatuh lagi-bangkit lagi-jatuh lagi-bangkit lagi. Setiap kegagalan yang ia alami selalu di ambil pelajaran untuk kemudian dengan segera melakukan perbaikan-perbaikan terhadap kesalahannya. Jika gagal dengan metode tertentu mereka akan segera menggantinya dengan metode lain. Begitu lah semangat orang type pertama. Orang ini sangat penuh dengan semangat dan diliputi oleh semangat optimistis yang sangat tinggi bagi mereka pesimisme is not my character.
Bagi orang yang bertype jenis kedua orang ini percaya bahwa semua usahanya semata-mata hasil pertolongan dari pihak lain yaitu Tuhan Yang Maha Esa. Mereka percaya bahwa apapun hasil yang akan mereka peroleh adalah berkat ijin dan pertolongan Tuhan. Orang-orang jenis ini sangat diliputi oleh nilai spiritualitas yang sangat tinggi. Mereka sangat percaya akan kekuatan sebuah do'a. Sebuah do'a yang keluar dari mulutnya akan tersimpan teguh dalam hati kemudian menuju jantung dan di salurkan kepada seluruh tubuh melalui pembuluh dara sehingga akan ada sebuah energi yang menunjukannya sebuah keberhasilan.
Sekarang menurut anda? Orang manakah yang akan sukses? Jika menurut anda orang pertamalah yang akan sukses maka jadilah orang pertama dan belajarlah darinya tapi asal di ingat banyak orang-orang di luar sana yang mengaku-ngaku tergolong dalam type orang jenis ini. Mereka mengaku memiliki sifat optimistis namun nyatanya mereka selalu optimis ketika menghadapi suatu terjangan hidup. Ingat type orang jenis ini adalah orang yang tak pernah menyalahkan orang lain atau blamming istilah inggrisnya tetapi banyak sekali di luar sana yang mengaku type orang jenis ini namun mereka selalu mengeklaim bahwa semata-mata kegagalannya berasal dari kesalahan orang lain.
Jika menurut anda orang jenis kedua lah yang akan sukses maka belajarlah dari mereka tapi asal anda tahu banyak di luar sana yang mengaku-ngaku tergolong orang jenis ini tapi nyatanya ia cuma berpura-pura. Ingat orang jenis ini sangat diliputi oleh nilai spiritualitas yang sangat tinggi dan percaya akan kekuatan sebuah do'a dan pertolongan Tuhan tapi nyatanya ia malah sering menyalahkan Tuhan ketika dia diterjang oleh cobaan hidup. Sekarang tentukan pilihan anda! Choose the best for your life!
Semoga bermanfaat.
Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: Tentukan pilihan hidup anda!
Read More | comments

A Letter from Your Beloved (Surat dari KekasihMu)


Untukmu yang selalu KUcintai,

Saat kau bangun di pagi hari AKU memandangmu dan berharap engkau akan berbicara kepadaKU. Walaupun hanya sepatah kata meminta pendapatKU. Atau bersyukur kepadaKU atas sesuatu hal yang indah yang terjadi dalam hidupmu hari ini dan kemarin...

Tetapi AKU melihat engkau begitu sibuk mempersiapkan diri untuk pergi bekerja...

AKU kembali menanti saat engkau sedang bersiap, AKU tahu akan ada sedikit waktu bagimu untuk berhenti dan menyapaKU, tetapi engkau terlalu sibuk...

Disatu tempat, engkau duduk di sebuah kursi selama 15 menit tanpa melakukan apapun. Kemudian AKU melihat engkau menggerakan kakimu.

AKU berfikir engkau akan berbicara kepadaKU tetapi engkau berlari ke telepon dan menelpon ke teman untuk bercerita tentang gosip terbaru.

AKU melihatmu ketika engkau pergi bekerja dan AKU menanti dengan sabar sepanjang hari. Dengan semua kegiatanmu AKU berfikir engkau terlalu sibuk mengucapkan sesuatu kepadaKU.

Sebelum makan siang AKU melihatmu memandang ke sekeliling, mungkin engkau merasa malu untuk berbicara kepadaKU, itulah sebabnya mengapa engkau tidak menundukan kepalamu.

Engkau memandang tiga atau empat meja sekitarmu dan melihat beberapa temanmu berbicara dan menyebut namaKU dengan lembut sebelum menyantap rezeki yang AKU berikan, tetapi engkau tidak melakukannya.. Yah. tidak apa-apa , masih ada waktu yang tersisa dan aku berharap engkau akan berbicara kepadaKU, meskipun saat engkau pulang ke rumah kelihatannya seakan-akan banyak hal yang harus kau kerjakan.

Setelah tugasmu selesai, engkau menyalakan TV, AKU tidak tahu apakah kau suka menonton TV atau tidak, hanya saja engkau selalu kesana dan menghabiskan banyak waktu setiap hari di depannya tanpa memikirkan apapun dan hanya menikmati acara yang di tampilkan.

Kembali AKU menanti dengan sabar saat engkau menonton TV dan menikmati makanan tetapi kembali kau tidak berbicara kepadaKU...

Saat tidur KUpikir kau merasa terlalu lelah. Setelah mengucapkan selamat malam kepada keluargamu, kau melompat ketempat tidur dan tertidur tanpa sepatahpun namaKU kausebut. Tidak apa-apa karena mungkin engkau tidak menyadari bahwa AKU selalu hadir untukmu.

AKU telah bersabar lebih lama dari yang kau sadari. AKU bahkan ingin mengajarkan bagaimana bersabar terhadap orang lain. AKU sangat menyayangimu, setiap hari AKU menantikan sepatah kata, do'a, pikiran atau syukur dari hatimu.

Baiklah... engkau bangun kembali dan kembali AKU menanti dengan penuh kasih bahwa hari ini kau akan memberiKU sedikit waktu untuk menyapaKU.

Tapi yang KU tunggu. ah tak juga kau menyapaKU.

Shubuh, Dhuhur, Ashar, Maghrib, Isya dan Shubuh lagi kau masih mengacuhkan AKU. tak ada sepatah kata, tak ada seucap do'a, dan tak ada rasa, tak ada harapan dan keinginan untuk bersujud kepadaKU..

Apakah salahKU padamu....??? Rizki yangKUlimpahkan. Kesehatan yang KUberikan. Harta yang KU relakan, makanan yang KU hidangkan, anak-anak yang KU rahmatkan. Apakah hal itu tidak membuatmu ingat kepadaKU???

Percayalah AKU selalu mengasihimu, dan AKU tetap berharap suatu sat engkau akan menyapaKU, memohon perlindunganKU, bersujud menghadapku...


Yang selalu menyertaimu setiap saat

                                                                                                              ALLAH

Dikutip dari Buku "Nutrisi Jiwa Islamic Food Combining For Ur Soul And Mind"
Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: A Letter from Your Beloved (Surat dari KekasihMu)
Read More | comments

Jangan pernah merasa cukup. Jadilah yang terhebat!

Written By Wawan Setiawan on Monday, March 12, 2012 | 8:11 AM

Monday, March 12, 2012

Salah satu kesalahan kebanyakan orang yang membuat orang tersebut gagal menjadi orang hebat adalah merasa dirinya sudah lebih baik atau paling tidak sudah merasa baik. Untuk menjadi orang yang Luar Biasa jangan pernah merasa lebih baik. Karena jika kita merasa lebih baik, maka kita enggan untuk memperbaiki dan itu akan meninabobokan kita sehingga tak akan pernah bisa menjadikan kita hebat.
Anda tentunya tahu penyanyi pop Legendaris Dunia Michel Jackson. Tahukah anda setiap harinya ia selalu berlatih dan tak pernah merasa dirinya lebih baik. Misinya bukan hanya sekedar menjadi yang terbaik tetapi jadi yang terhebat.
Dalam Agama Islam juga ada istilah "Jika hari ini lebih baik dari hari kemarin maka anda adalah orang yang beruntung, jika sama saja maka orang yang rugi, dan jika hari ini lebih buruk daripada hari kemarin maka ia adalah orang yang celaka". Coba cermati lagi kalimat barusan. Betapa luar biasa maknanya. Asal anda tahu kalimat inilah yang menjadikan seorang Muhammad menjadi orang yang luar biasa. Betapa tidak ia adalah seorang yang berhasil dalam banyak bidang. Dia adalah seorang pemimpin yang sukses yang telah mengantarkan negerinya dari kegelapan (penuh dengan kejahatan dan penindasan) menuju ke arah yang terang-benderang (damai dan tenteram) bahkan sampai melanglangbuana ke Dunia. Dalam bukunya The 1000s karya Michael Heart penulis asal negeri paman sam, Nabi Muhammad SAW menjadi orang yang berada di urutan pertama orang yang paling berpengaruh di Dunia. Luar biasa!! Selain itu beliau juga seorang Pengusaha sukses yang patut kita contoh. Cara berdagangnya sangat mengutamakan kejujuran dan kepuasan konsumen. Beliau adalah orang yang sangat Kaya Raya tapi tidak diperbudak oleh harta.
Kalimat itulah yang menginspirasi jutaan pemenang yang ada di seluruh penjuru dunia mulai dari pesepakbola David Beckham, C.Ronaldo, Lionell Messi, sampai penyanyi seperti Michael Jakson, Atlet, Artis, Pengusaha, sampai seorang Presiden Sukses. Saya yakin mereka semuanya selalu berpegang teguh pada kalimat yang bercetak tebal di atas.
Ada juga pepatah orang Indonesia yang bilang "Janganlah menjadi mangga yang telah masak yang menunggu waktu untuk membusuk tapi jadilah mangga mentah yang selalu siap untuk matang"
Semoga tips kali ini dapat memotivasi anda semua.
Salam Sukses!
Rating: 5 Reviewer:Wawan Setiawan - ItemReviewed: Jangan pernah merasa cukup. Jadilah yang terhebat!
Read More | comments

About Me

My photo
Subang, Jawa Barat, Indonesia
 
Copyright © 2011. Sang Pemenang . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website