Home » » Aku Tidak Sreg, Benarkah?

Aku Tidak Sreg, Benarkah?

Written By Wawan Setiawan on Thursday, March 7, 2013 | 9:32 AM

Aku Tidak Sreg, Benarkah?
Aku Tidak Sreg, Benarkah?
Lihat percakapan berikut ini?

Ivan : "Van, mau ga kita berbisnis internet marketing? Kebetulan kamu kan sedang nganggur terus."
Ali : "Ahh, apaan si, bisnis apaan itu? Milih bisnis yang jelas-jelas aja kali. Itu mah bisnis dunia maya gak jelas."
Ivan : "Tapi kalau ditekuni hasilnya bakal luar biasa lho li, kamu berminat ga?"
Ali : "Aku tidak sreg sama bisnis itu van, aku mau yang biasa-biasa aja."
Ivan : "Maksudnya yang biasa-biasa gimana?"
Ali : "Ya, kaya dagang gitu."
Ivan : "Ohh, ya udah tak apa-apa kalo gak berminat"
Ali : "Iya van, aku ngak tahu internet marketing sama sekali."
Ivan : "Semua orang juga awalnya tidak tau kali li? Daripada nganggur terus?"
Ali : "Iya sihh.. hehe tapi aku kurang sreg aja van."
Ivan : "Oh ya udah ndak apa-apa.."

Coba deh lihat kalimat yang dicetak tebal di atas. "Tidak Sreg" katanya. Saat Anda menyarankan sesuatu kepada seseorang, kemudian dia mengatakan “tidak sreg”, Anda mau apa lagi? Tidak sreg menjadi sebuah alat untuk menolak ide, gagasan, dan inspirasi apapun. Dan setelah mengatakan tidak sreg, tidak ada lagi argumen yang bisa diajukan. Artinya menolak, titik!

Coba kalau ditanya, kenapa tidak sreg. Sering kali jawabannya:

“Ya nggak tau, pokoknya tidak sreg aja.”

Artinya seseorang yang mengatakan tidak sreg seringkali menutup diri untuk saran tersebut. Bisa juga diartikan “saya tidak mau, titik!”.

Tidak sreg itu sebenarnya suatu hal yang wajar sobat. Manusia memang memiliki ketertarikan yang berebeda-beda terlepas dari ada yang kita suka dan juga ada yang tidak kita sukai. Namun justru inilah yang menjadikan alasan mereka menolak ide-ide atau gagasan yang masuk. Mereka akan dengan mudah mengatakan tidak sreg dengan maksud menutup diri sehingga akan menjadi mental block bagi diri kita sendiri.

Alasan mengatakan "Aku tidak sreg"

1. Tidak mau keluar dari zona nyaman
Seringkali ketika ada seseorang yang menawarkan sebuah ide-ide luar biasa kepada anda, anda menolaknya karena hal itu bertolak belakang dengan zona nyaman anda atau dengan kata lain anda tidak mau keluar dari zona nyaman padahal itu sangat baik dan kadang sebuah keharusan untuk bisa berhasil. Untuk itulah mereka mengatakan, "aku tidak sreg" karena sebenarnya dia tidak mau keluar dari zona nyaman yang akhirnya malah meninabobokan diri sendiri.

2. Kurang Pengetahuan
Perkataan "aku tidak sreg" juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan tentang sesuatu. Seperti yang dikatakan Ali dalam percakapan di atas. Dia lebih memilih bisnis biasa atau dagang dengan alasan lebih nyata, ya tidak apa-apa. Tapi, jika saja dia tahu bahwa prospek bisnis online itu sangat besar dan lebih mudah karena tidak terbatas waktu dan tempat dan juga jumlah konsumen yang tidak terbatas pula. Dia tidak akan pernah berkata "aku tidak sreg".

Perkataan aku tidak sreg juga disebabkan karena kurangnya pengetahuan. Jadi ketika ada seseorang yang menawarkan ide kepada anda, cobalah buka dulu pikiran anda, carilah pengetahuan tentang hal tersebut. Anda tidak akan pernah tahu sebelum anda mencari tahu.

3.  Karena Malas
Ada kalanya ketika seseorang menjelaskan panjang lebar tentang sebuah ide, tetap saja dia tidak mau tahu dan mengatakan "aku tidak sreg". Seperti yang di ucapkan Ali pada percakapan di atas. "Iya sihh.. hehe tapi aku kurang sreg aja van.". Itu menunjukan bahwa sebenarnya si Ali memang malas.

Kesimpulan
Jangan sampai hidup Anda dikuasai oleh “tidak sreg”. Anda tidak akan pernah berkembang, sebab apa pun nasihatnya jawabannya “tidak sreg”. Mulai sekarang, saat dalam hati mengatakan tidak sreg, cobalah evaluasi apakah benar tidak sreg atau karena 3 penyebab diatas.

1 comments:

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Sang Pemenang . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website