Home » , » Doa Persembahan untuk Tuhan

Doa Persembahan untuk Tuhan

Written By Wawan Setiawan on Friday, February 1, 2013 | 9:11 AM

Jaman yang semakin canggih, dulu ke tanah suci harus benar-benar berjuang, melewati badai dan ombak besar kini cuma hitungan jam bisa sampai ke tempat tujuan tanpa kendala yang berarti. Woww teknologi sekarang memang sudah luar biasa.

Manusia pun merasa dirinya bangga sebagai penguasa jagat raya karena prestasi nan luar biasa dari terbang ke angkasa sambai menambus hingga ke bulan. Namun sadarkah siapa yang benar-benar berkuasa di dunia ini? Sudah lupakah kita akan dzat yang Maha Agung dan Maha Kuasa?

Entah apa aku pun tak tahu, kebaikan Tuhan kepada manusia sungguh tak ada duanya. Walau pun hamba-hambanya lalai, selalu berbuat dosa, bahkan tidak ingat akan keberadaannya sekalipun (Astagfirullah) Dia selalu memberi nikmat tak ada duanya di dunia ini. Dia benar-benar seorang yang adil, tak peduli apakah manusia itu baik atau tidak, Dia selalu memberikan nikmat.

Namun apa sesungguhnya yang setiap hari benar-benar kita persembahkan padanya? Jika saja Tuhan punya sebuah email atau bisa dikirimi surat mungkin kita setiap menit bahkan setiap detik tiada kata-kata yang kita terima selain kata maaf karena dosa yang selalu kita lakukan, "Oh Tuhan, maafkanlah semua dosa dan khilaf yang telah ku perbuat"

Lagi-lagi dosa,dosa, dan dosa. Apa yang sebenarnya manusia miliki adalah dosa. Maka itu pulalah yang sering dipersembahkan oleh manusia setiap hari.

Memiliki dosa adalah sebuah keniscayaan, tapi pengakuan terhadap dosa itulah yang harus benar-benar manusia sadari.

Ketika diri ini sudah tidak mengakui akan dosa maka tak ada hal yang selalu dilakukan setiap hari kecuali dosa. Mengakui dan menyadari dosa juga berarti merendahkan diri serendah-rendahnya di hadapan Tuhan. Ya mari kita akui saja.

Jika engkau tahu betapa banyaknya dosa yang kau sendiri mungkin menyadarinya. Sebesar apa? Bukit? Gunung? atau seluas samudera? atau mungkin bahkan tak bisa terhitung bak butiran pasir yang ada di gurun sahara. Sebesar itukah dosa kita.

Sekarang mari sejenak tutup mata kita dan sadarilah betapa banyak dosa yang kita perbuat. Lihatlah betapa banyak orang yang masih saja tidak benar-benar mengakui kesalahannya. Coabalah lihat mereka-mereka yang berkicau ria di pengadilan sana. Mereka yang tak pernah sadar akan kesalahannya, mereka yang selalu menumpuk dosanya.

Katakan pada Tuhan hari ini, “Tuhan, tidak ada yang kupersembahkan untukMu hari ini kecuali seluruh dosaku. Semoga segala kebaikan bisa sedikit menghapus setumpuk dosaku."

0 comments:

Spoiler Untuk lihat komentar yang masuk:

Post a Comment

 
Copyright © 2011. Sang Pemenang . All Rights Reserved.
Company Info | Contact Us | Privacy policy | Term of use | Widget | Advertise with Us | Site map
Template modify by Creating Website